Ijazah perguruan tinggi calon wakil presiden atau jawapres nomor urut 2, Gibran Raga Bumi, kembali menjadi perbincangan publik pada Selasa, 23 Januari 2024. Setelah diisukan ijazahnya palsu, kini ijazah Walikota Solo itu dikritik karena dinilai mendapat indeks prestasi kumulatif atau IPK setara dengan 2,3.
Informasi tersebut pertama kali heboh setelah unggahan akun media sosial @AbangBudikur pada 22 Januari 2024, sekitar pukul 20.46 WIB. Akun tersebut memperlihatkan sebuah foto ijazah Gibran dengan alas map warna biru. Dalam foto ijazah tersebut, Gibran mendapatkan gelar Bachelor of Science of Marketing dengan predikat atau word atau nilai setara dengan second class n second division.
Akun @BangBudikur menjelaskan bahwa Gibran lulus S1 dengan nilai setara 48. Menurut akun tersebut, nilai setara 48 sangat sulit diterima untuk mendaftar kuliah karena setara dengan IPK 2,3, menurut sistem di Indonesia.
Sebagai informasi, Gibran kuliah di University of Bradford. Dalam panduan tertulis di akun web resmi official University of Bradford, terdapat empat tingkatan nilai. Pertama adalah first class owners dengan pendapatan nilai 68%, kemudian second classer second division dengan perolehan 58%, lalu second class second division dengan perolehan 48%, dan yang terakhir third class di bawah 48%.
Gibran sebelumnya pernah menunjukkan ijazahnya di depan awak media di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, untuk menjawab tudingan ijazah palsu yang ramai diperbincangkan publik. Ijazah Gibran menunjukkan bahwa dirinya lulusan dua institusi pendidikan yang berbeda, yaitu dari Management Development Institute of Singapore dan University of Bradford Inggris. Ijazah tersebut ditandatangani pada tanggal 13 November 2010.
Hingga berita ini ditayangkan pada Selasa, 23 Januari 2024, sekitar pukul 16.00 WIB, belum ada tanggapan dari Gibran terkait polemik ijazahnya.
Source: Tribunnews

