Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) kembali melakukan aksi protes untuk mengkritik merosotnya iklim demokrasi pada akhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Mereka mendesak Presiden Jokowi untuk segera memulihkan iklim demokrasi dan menjamin pemilihan umum yang jujur dan adil. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM seluruh Indonesia melakukan aksi protes di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta. Para mahasiswa berasal dari berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah, mengutarakan kritik mereka terhadap kondisi politik menjelang Pemilu 2024.
Mahasiswa dari berbagai kampus menilai bahwa kondisi demokrasi di Indonesia saat ini semakin terdegradasi pada akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mereka menyoroti pelanggaran konstitusi dan etika politik yang terjadi, serta menuntut pemerintah untuk segera memulihkan kondisi demokrasi menjelang Pemilu 2024. Dalam aksinya, mereka menginginkan netralitas aparat pemerintah, TNI, Polri, dan ASN agar pemilu berlangsung adil dan demokratis.
Selain aksi mahasiswa, forum alumni perguruan tinggi se-Indonesia atau FAPTI juga mengadakan deklarasi untuk Pemilu 2024 yang jujur dan adil. Para alumni dari berbagai perguruan tinggi menyampaikan keprihatinan mereka terhadap kondisi demokrasi saat ini. Deklarasi ini dilaksanakan di Gedung Juang 45, Cikini, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh puluhan alumni dari berbagai perguruan tinggi, termasuk ITS Surabaya, ITB Bandung, UI Depok, UNS Surakarta, dan UGM Yogyakarta.
Source: Inews
