Ganjar Sarankan Gibran Mundur dari Wali Kota
Versi calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, merespons desakan agar Wali Kota Surakarta, Gibran Raka Bumi Ngeraka, mengundurkan diri. Menurut Ganjar, banyak risiko yang harus dihadapi jika Gibran tetap menjabat sebagai kepala daerah di tengah kontestasi pilpres. Ganjar Pranowo menyampaikan tanggapannya saat berkampanye di Ngawi, Jawa Timur.
Calon presiden nomor urut 3 ini menanggapi desakan untuk mundur dari jabatan wali kota oleh DPRD. Menurut Ganjar, ada banyak risiko yang harus diambil jika Gibran memutuskan untuk tetap menjabat. Saat berkampanye, Ganjar mengingatkan tentang dampak dan risiko yang mungkin timbul jika Gibran tidak mundur, terutama terkait dengan munculnya keraguan.
Utjarowes, calon presiden dari Solo, mengeluhkan penundaan sejumlah pekerjaan di kota tersebut karena majunya Gibran sebagai calon wakil presiden. Ganjar menyarankan agar Gibran mundur dan fokus pada kontestasi pilpres. Menurutnya, jika Gibran adalah anggota partai dan ada aturan cuti, maka seharusnya diikuti. Ganjar Pranowo menekankan bahwa mundur atau cuti adalah pilihan terbaik agar situasinya menjadi lebih adil.
Ganjar juga menyatakan bahwa jika ketentuan untuk mundur tidak diambil, itu akan membawa risiko dan memasukkan daerah tersebut ke dalam situasi yang penuh risiko. Menurutnya, aturan tidak mundur sedang mengambil risiko dan risiko tersebut sedang terjadi. Ganjar akhirnya menegaskan bahwa klaim-kalaim tersebut akan mempengaruhi makna pemilu, dan kualitas demokrasi pasti akan menurun.
Source: Metro TV

