Terungkap Penyebab Kiai di Banyuwangi Pingsan dengan Mata Terbelalak Saat Doakan Prabowo

Admin
0

 

Terungkap Penyebab Kiai di Banyuwangi Pingsan dengan Mata Terbelalak Saat Doakan Prabowo

Seorang kiai karismatik di Banyuwangi, KH Suyuti Toha, pingsan dengan mata terbelalak saat berteriak mendoakan Capres nomor urut 2, Prabowo Subyanto, pemimpin pondok pesantren Manyaul Huda. Kiai tersebut tiba-tiba kaku hingga tak bersuara saat beberapa kali memekikkan doa agar Prabowo menjadi presiden. Wajahnya mendongak ke atas sambil tangan kanannya juga menengadah ke atas.

Peristiwa ini terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Mansyaul Huda, yang berlokasi di Desa Kedung Bungu, Kecamatan Tegal Delelimo, Bajungwangi pada Jumat, 19 Januari 2024. Video saat sang Kiai pingsan beredar luas di media sosial, terlihat latar belakang panggung mimbar dengan gambar Prabowo, Gibran, dan lambang Partai Demokrat.

Pada acara yang diinisiasi oleh Kiai Suyuti dengan Partai Demokrat, tangan kanan tinggi dan tangan kiri menggenggam mikrofon, Kiai Suyuti menyebut nama Prabowo. Seseorang di belakangnya, yang tidak lain adalah pengasuh Ponpes Mansyaul Huda, Ahmad Wahyudi, tanggap langsung menangkapnya. Mata Kiai Suyuti terbelalak melihat ke arah atas, seperti saat berdoa, namun doanya tak berlanjut dan ia tak mengucapkan sepatah kata lagi.

Kiai Suyuti masih rebah dipelukan Wahyudi saat beberapa santri membawakan sofa. Namun, Kiai Suyuti bergeming dan tak kuat lagi melanjutkan acara di atas panggung. Ulama berusia 83 tahun itu pun dibopong meninggalkan panggung ke kediamannya. Wahyudi menjelaskan bahwa saat dibawa ke kediaman, kondisi Kiai Suyuti membaik.

Menurut Wahyudi, Kiai Suyuti pingsan saat berdoa karena saking cintanya kepada Prabowo. Wahyudi mengungkapkan bahwa Kiai Suyuti memang konsisten memberikan dukungan kepada Prabowo. Sebelum pingsan saat berdoa, Kiai Suyuti sempat memberi sambutan. Salah satu pesan dalam sambutan itu menyebutkan tentang dibutuhkannya sosok seperti Prabowo untuk memimpin negeri ini.

Source: TribunJakarta Official

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)