Tersinggungkah? Tatapan Tajam Gibran saat Cak Imin Sindir Pedas dan Singgung Ijazah Palsu

Admin
0


Tersinggungkah? Tatapan Tajam Gibran saat Cak Imin Sindir Pedas dan Singgung Ijazah Palsu

Kita ini, levelnya, SD, SMP, atau jangan-jangan, ijazah kita, palsu semua di sini. Muhaimin Iskandar menyinggung soal ijazah palsu dalam debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu, 22 Januari 2024. Saat itu, Muhaimin Iskandar sering beradu gagasan dan argumen dengan Gibran Rakabmingraka. Moderator memberi kesempatan Gibran untuk mengajukan pertanyaan kepada Muhaimin Iskandar. Adapun topik yang dibahas tentang nikel, Cak Imin mempertegas bahwa semua bukan hanya mengenai etika lingkungan saja, tetapi etika di forum debat. Lalu, Cak Imin juga menyinggung bahwa jika forum tersebut hanya tebaktebakan definisi, dirinya meragukan level debat tersebut setara dengan debat SD dan SMP. "Saya ragu, kita ini, levelnya, SD, SMP atau jangan-jangan ijazah kita palsu semua di sini," ujar Cak Imin.

Hal yang mengagetkan adalah bahwa bukan di sini, levelnya di sini adalah kebijakan kita untuk memimpin negara. Inilah yang menjadi sorotan, karena Gibran tampak langsung mengangkat mikrofon begitu Cak Imin singgung mengenai ijazah palsu. Sekali lagi, intinya bukan hanya etika lingkungan, tetapi juga etika bahwa forum ini adalah forum politik yang berharga. "Jangan-jangan kalau kita tebaktebakan definisi di sini, saya ragu, kita ini, levelnya, SD, SMP atau jangan-jangan ijazah kita semua di sini," tegas Cak Imin.

Reaksi Gibran menjadi sorotan karena terlihat langsung mengangkat mikrofon begitu Cak Imin menyentuh isu ijazah palsu. Sehingga, bukan hanya masalah etika lingkungan, melainkan juga etika dalam forum debat yang menjadi perbincangan. "Jadi kalau tebaktebakan ya, bukan di sini, levelnya di sini adalah kebijakan kita untuk memimpin negara," ungkap Cak Imin.

Source: Harian Surya

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)