UPDATE Hari ke-114, Reaksi Hamas Terkait Tudingan Israel dan Pengeboman Kubah Besi Zionis

Admin
0
UPDATE Hari ke-114, Reaksi Hamas Terkait Tudingan Israel dan Pengeboman Kubah Besi Zionis

Kelompok perlawanan Palestina memberikan reaksi keras terhadap tudingan Israel yang menyatakan bahwa badan PBB untuk pengungsi Palestina terlibat dalam serangan Hamas. Dilansir dari tribunnews.com, kelompok Hamas merilis pernyataan pada Sabtu, 27 Januari 2024, menyangkal klaim Israel tentang keterlibatan PBB dalam serangan. Menurut Hamas, tudingan Israel bertujuan untuk mencegah bantuan masuk, menyasar genosida, memotong pendanaan, dan merampas hak rakyat Palestina untuk mendapatkan layanan dari lembaga internasional.


Dalam pernyataannya, Hamas mendesak PBB dan lembaga-lembaga internasional untuk tidak tunduk pada ancaman dan pemerasan Israel. Mereka menekankan pentingnya peran PBB dalam memberikan bantuan kepada rakyat Palestina yang terdampak oleh perang Israel, yang telah menewaskan setidaknya 25.000 orang menurut Hamas. Menurut Hamas, PBB adalah saksi langsung terhadap kejahatan pasukan Israel terhadap warga sipil.


Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Israel menuduh staf UNRWA terlibat dalam serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober. Dampak dari tuduhan tersebut, beberapa negara barat menyatakan pencabutan dana terhadap UNRWA, termasuk Australia, Kanada, Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, dan Finlandia.


Sementara itu, Sekjen PBB, Antonio Guterres, membuka penyelidikan terkait tuduhan terhadap staf UNRWA. Beberapa staf dikabarkan dipecat, sementara lainnya dalam proses klarifikasi. Guterres juga meminta negara donor untuk terus mendukung UNRWA.


Pada Sabtu, 27 Januari 2023, Israel mengalami serangan Hizbullah, dengan 10 rudal menyerang barak militer di wilayah Al Jalil utara. Sejumlah tentara Israel dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Hizbullah mengklaim bahwa serangan mereka dilakukan sebagai respons terhadap tindakan Israel. Serangan ini terjadi beberapa jam setelah markas besar pasukan pendudukan Israel di pangkalan militer Zabdin di wilayah pendudukan menjadi target Hizbullah. Serangan tersebut menggunakan rudal Falak 1 dan mengakibatkan ledakan besar di wilayah tersebut. Lebanon juga mengumumkan bahwa mereka menargetkan posisi pasukan Israel di sekitar pangkalan Sumira dengan roket mereka, menewaskan sejumlah tentara Israel.


Source: Tribun

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)