Bagi sebagian orang yang belum memahami tentang laptop, pasti memiliki pertanyaan tersendiri yang terkadang membuat mereka bertanya-tanya di forum-forum tertentu. Terkadang, mereka mendapatkan jawaban yang kurang tepat atau bahkan menyesatkan. Oleh karena itu, kami membuat klarifikasi. Langsung aja !
Hai, bro! Seringkali saya melihat komentar orang atau bahkan ada yang langsung mengatakan bahwa saat baterai sudah penuh, lepas saja adaptornya agar baterai tidak bocor. Atau mungkin pernah melihat komentar menambahkan agar tidak lag, lepas saja baterainya. Mari kita ulas fakta-fakta di balik mitos ini.
Pertama, momok yang menakutkan bagi sebagian pengguna laptop adalah penggunaan adaptor secara terus-menerus, yang katanya dapat merusak baterai. Beberapa orang bahkan menggunakan laptop tanpa adaptor setelah baterai penuh, lalu mengeluh saat bermain game terjadi lag. Ada juga yang melepas baterai dan langsung menggunakan adaptor.
Faktanya, laptop keluaran terbaru menggunakan baterai jenis lithium-ion atau disebut juga Li-ion. Baterai ini dapat diisi ulang hingga ratusan kali tanpa merusaknya. Selain itu, baterai laptop terbaru sudah dilengkapi dengan proteksi yang menghentikan proses pengisian saat baterai penuh, dikenal sebagai fitur autocut off. Saat menggunakan adaptor, laptop akan menggunakan daya dari adaptor dan tidak akan merusak baterai.
Kemudian, mitos tentang CPU yang tidak dapat di-upgrade. Faktanya, ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa CPU dapat di-upgrade, terutama untuk satu generasi yang sama. Namun, harus diperhatikan TDP (thermal design power) dan BIOS laptop, serta soket CPU. Laptop keluaran tahun 2013 ke atas yang menggunakan baterai Li-ion umumnya dapat di-upgrade. Namun, tidak semua laptop dapat di-upgrade CPU-nya, terutama yang menggunakan soldered CPU.
Selanjutnya, mitos bahwa RAM dapat meningkatkan performa gaming. Faktanya, ini tergantung pada konfigurasi laptop tertentu. Beberapa laptop dengan RAM dual-channel bisa meningkatkan FPS saat bermain game. Namun, tidak semua laptop mendapatkan peningkatan performa yang signifikan dengan penambahan RAM. Beberapa laptop mungkin membutuhkan GPU atau CPU yang lebih mumpuni.
Terakhir, tentang mitos layar laptop yang dapat di-upgrade. Faktanya, layar laptop memang bisa di-upgrade dari resolusi rendah ke resolusi tinggi atau meningkatkan refresh rate. Namun, pastikan spesifikasi laptop mendukung tampilan konstan dengan refresh rate yang diinginkan.
Itulah sedikit klarifikasi tentang mitos dan fakta seputar laptop. Jika kalian memiliki mitos atau fakta tambahan, langsung aja komen. Terima kasih!"
Source: Gedget

